Thursday, August 18, 2011

ingatan dan metode mengingat

 Ingatan atau memori adalah segala informasi yang sudah masuk kedalam otak kita. Menurut J.P Chaplin (1968) memori adalah fungsi yang terlibat dalam mengenang atau mengalami lagi pengalaman masa lalu,memori juga dapat dikatakan sebagai keseluruhan pengalaman masa lampau yang dapat diingat kembali.[1]Menurut Drever (dalam Walgito, 2001), memberikan definisi mengenai ingatan adalah suatu yang abstrak dan perasaan umum, yang merupakan karakteristik bagi kehidupan manusia, dalam suatu sifat dari efek mengalaman dan tingkah laku yang akan datang, yang merupakan sejarah dan akan direkam oleh individu tersebut[2].

     William James (1842-1910) menyatakan bahwa memori bersifat dikotomi : manusia mengamati sejumlah objek,informasi memasuki memori dan kemudian hilang, sedangkan beberapa informasi menetap di memori selamanya.[3] Dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu berhadapan dengan berbagai situasi dan masalah, semua informasi yang kita tangkap sebagian besar kita simpan dalam memori dan sebagian lagi hilang seiring berlalunya waktu. Dalam dunia pendidikan kita sering lupa apa yang telah kita pelajari sebelumnya, itulah sifat memori yang sudah dikemukakan oleh William james diatas, dimana tidak semua informasi itu akan bertahan dalam memori kita.
    Mengingat adalah proses me-recall kembali informasi-informasi yang ada di memori kita. Kita menangkap informasi-informasi yang ada disekitar kita melalui sensasi yang didapatkan oleh alat indra. Informasi-informasi yang berupa visual dan auditori tersebut lalu diteruskan ke memori jangka pendek, disini informasi akan dipilah-pilah apakah akan disimpan dalam memori jangka panjang atau dibiarkan hilang. Dalam belajar, pengaruh atensi[4] sangat berperan menentukan apakah materi yang disampaikan guru tersebut masuk kedalam memori jangka panjang atau hanya sampai di memori jangka pendek. Kebanyakan anak-anak yang tidak memperhatikan guru ketika menerangkan pelajaran cenderung hanya memasukkan informasi yang didapatnya dari materi yang disampaikan guru tersebut kedalam memori jangka pendek.
Short Term Memori dan Long Term Memori
a.      short term memori
   short term memori atau memori jangka pendek adalah memori penyimpanan sementara informasi-informasi sebelum diteruskan kedalam memori jangka panjang. Didalam memori jangka pendek inilah terjadinya proses encoding atau penyandian informasi sebelum diteruskan ke LTM, informasi-informasi yang tersimpan dalam STM dapat berupa informasi auditori, visual, atau semantik tergantung jenis informasi yang ditangkap oleh sensoris seseorang. Memori jangka pendek memiliki kapasitas yang terbatas, menurut Miller (1956) short term memori hanya mampu menampung tidak lebih dari tujuh unit[5].
b.      Long Term Memori
    Long term memori atau memori jangka panjang adalah memori yang digunakan intuk menyimpan informasi dalam jangka waktu yang lama. Disinilah  informasi yang sudah dipilah oleh memori jangka pendek disimpan dan diambil kembali sesuai kebutuhan. Ketika kita menghapal suatu pelajaran, jika informasi yang            kita terima tersebut disampaikan oleh memori jangka pendek ke memori jangka  panjang maka kita akan mudah untuk me-recall kembali informasi tersebut. Memori jangka panjang memiliki kapasitas yang tidak terbatas, namun jika informasi yang ada   di memori jangka panjang tersebut jarang diakses, maka dia akan memudar dengan  sendirinya. Hal ini bisa disebabkan oleh terhalangnya informasi-informasi lama akibat   informasi baru yang memasuki memori jangka panjang kita.
      Memori jangka panjang terletak dibagian-bagian tertentu dalam otak kita, tiap  bagian memiliki fungsi tersendiri. Namun, secara keseluruhan disinilah informasi dipertahankan dan diakses kembali. Semakin sering kita akses, maka akan semakin lama informasi tersebut bertahan dimemori jangka panjang. Begitu juga sebaliknya,  semakin jarang kita akses informasi tersebut maka dia akan memudar seiring   berlalunya waktu (decay).
2.3 Hal Yang Dapat Menghabat Dalam proses Mengingat
            Mengingat adalah me-recall kembali informasi yang ada didalam memori jangka panjang, jika kita gagal mengakses memori tersebut maka itulah yang biasanya disebut dengan kelupaan. Ada beberapa hal yang dapat menghambat proses me-recall informasi yang ada di memori jangka panjang, diantaranya adalah :
a.       Kegagalan penyandian
            Kegagalan penyandian adalah kegagalan memori jangka pendek memasukkan informasi ke-memori jangka panjang. Ketika informasi-informasi tidak disampaikan kememori jangka panjang maka otomatis kita tidak akan dapat mengakses informasi tersebut. Kegagalan penyandian ini juga dapat disebabkan oleh stress, stress dalam kadar terlalu rendah atau terlalu tinggi akan menghambat pemasukan informasi dari memori jangka pendek kedalam memori jangka panjang.
b.      Kegagalan konsolidasi
            Kegagalan konsolidasi adalah hilangnya memori akibat gangguan organik yang terjadi saat pembentukan jejak memori. Hal ini akan berakibat terbentuknya memori-memori yang tidak sempurna, yang sering dirasakan individu sebagai kelupaan.
c.       Amnesia
            Amnesia adalah kelupaan yang terjadi akibat adanya problem di otak. Amnesia dapat disebabkan oleh penyakit seperti alzheimer atau sindrom korsakoff[6] atau akibat benturan keras dikepala. Amnesia mengakibatkan seseorang tidak mampu mengingat inforasi-informasi yang ada sebelumnya, sehingga dapat dikatakan bahwa rekaman memori sebelum terjadinya penyakit atau kecelakaan tersebut sudah terhapus.
d.      Decay
            Decay adalah memudarnya memori seiring waktu atau akibat jarangnya digunakan memori tersebut. Biasanya kita tidak pernah mengulang lagi pelajaran kita waktu di SD dahulu, sehingga jika kita sekarang ditanya tentang pelajaran tersebut kita akan lupa, karena memori tersebut sudah memudar secara alamiah dan juga karena kita jarang sekali mengakses memori tersebut.
e.       Interferensi
            Interferensi adalah bercampur baurnya memori-memori yang serupa. Ketika kita mempelajari sesuatu hal yang baru, maka memori-memori lama akan terhimpit sehingga menyulitkan kita untuk mengaksesnya. Apalagi jenis memori tersebut serupa seperti ketika kita ingin menghapalkan nomor induk siswa di SMA, kita akan melupakan nomor induk kita di SMP. Hal itu terjadi karena berimpitnya memori baru dengan memori lama.
f.       Kegagalan pengambilan
            Kegagalan pengambilan adalah ketidak mampuan menemukan isyarat memori yang diperlukan untuk mengambil memori tersebut, hal ini dapat bersifat temporer tapi dalam bebrapa kasus ada yang terjadi dalam jangka waktu yang lama.


 metode-metode ilmiah tentang mengingat
            Dalam dunia pendidikan, untuk memudahkan dalam mengingat kita dapat menggunakan berbagai macam metode untuk memudahkan menghapal materi pembelajaran, diantaranya adalah metode mnemonic ( ne-mahn-ick ).
            Metode mnemonic adalah suatu tekhnik yang meningkatkan penyimpanan dan pengambilan informasi dari memori. Metode mnemonic akan memberikan kita kemudahan dalam menghapal pelajaran, apalagi kita berhadapan dengan istilah sulit serta membutuhkan waktu yang singkat. Berikut akan kami jelaskan beberapa metode mnemonic yang dapat kita gunakan dalam belajar, diantaranya adalah :
A.    Metode loci
            Metode loci adalah metode yang mengasosiasikan objek-objek tertentu dengan tempat-tempat tertentu. Kita bisa mengasosiasikan pelajaran yang ingin kita hapalkan dengan tempat-tempat yang sudah familiar dengan kita. Seperti ketika menghapal jenis-jenis makhluk hidup, kita bisa mengasosiasikan hewan dengan pintu, tumbuhan dengan tangga, dan manusia dengan halaman rumah kita. Nah, ketika kita mengingat tempat-tempat tadi, secara tidak langsung kita akan mengingat kata-kata tadi.
B.     Sistem kata bergantung
            Sistem kata bergantung adalah serangkaian kata yang berfungsi sebagai gantungan untuk menggantungkan item-item yang ingin dihapalkan. Hal ini dapat kita pakai untuk menghapal istilah-istilah, seperti buku kita gantungkan dengan jam tangan, atau sebuah pensil kita gantungkan dengan secangkir kopi. Semakin aneh citra yang kita buat, maka akan semakin lama pencitraan itu tersimpan di memori kita[7].


C.     Metode kata kunci
            Metode kata kunci adalh metode yang berguna dalam upaya mempelajari kosakata bahasa asing. Kita bisa membuat sebuah kata kunci yang memiliki bunyi yang sama dengan kosa kata bahasa asing tersebut. Seperti kita ingin menghapal kata three, kita bisa menggunakan kata teri, dimana memiliki bunyi yang hampir sama, jadi ketika kita mengingat kata-kata teri tersebut, pikiran kita langsung membayangkan bahwa maksudnya adalah three.
D.    Teknik-teknik verbal
            Dalam teknik verbal ini kita bisa menggunakan akronim untuk menghapal materi yang kita pelajari. Kita bisa menggunakan awal sebuah kata untuk mewakili awal dari kata yang ingin kita hapalkan. Seperti contoh kalimat“kings play chess on fine grained sand” adalah singkatan dari kingdom,phylum,class,order,family,genus,dan species. Hal ini akan memudahkan para siswa yang mempelajari biologi untuk menghapalkan hal tersebut. Kalimat-kalimat yang aneh,yang bermakna, yang melibatkan element visual adalah kalimat-kalimat yang paling mudah diingat[8].
E.    


[1]J.P Chaplin kamus lengkap psikologi hal 295
[2]Jurnal psikologi oleh trubus raharjo hal 3
[3]Psikologi kognitif hal 158
[4]Pemusatan perhatian
[5]Psikologi kognitif hal 169
[6]Psikologi kognitif hal 219
[7]Psikologi kognitif hal 227
[8]Psikologi kognitif hal 231

0 comments:

Post a Comment

silahkan tinggalkan komentar anda demi perbaikan blog ini!!!

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Sandri Andeski - All Rights Reserved